Tepi Barat, MINA – Aksi pemukim ilegal Israel kembali menjadi ancaman keamanan di wilayah Tepi Barat, setelah puluhan domba dicuri dan satu mobil hilang dari sebuah peternakan milik warga Palestina di Kobar, utara Ramallah, pada Sabtu dini hari (10/1).
Menurut Pusat Informasi Palestina (Palinfo), sekelompok pemukim ilegal Israel menyerbu dan mengambil sebanyak 200 ekor domba milik peternak Thaer an-Nabali di kawasan Al-Dhahran.
Aksi pencurian itu dilakukan setelah para pemukim ilegal Israel tersebut menguasai dan melumpuhkan penjaga keamanan peternakan.
Tak hanya itu, para pemukim ilegal Israel juga diduga melepaskan hewan ternak mereka di sekitar area Al-Khalila dan Wadi Amr di desa Al-Mughayir, timur laut Ramallah, dengan pengawalan pasukan militer Zionis Israel.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya laporan serangan pemukim ilegal Israel dan tindakan agresif lain yang memicu ketegangan di wilayah jajahan.
Sejumlah keluarga Palestina di desa Atara dan kota Sinjil juga dilaporkan menjadi korban intimidasi dalam upaya pemukim untuk memaksa mereka meninggalkan rumah.
Pengamat lokal menilai aksi pencurian puluhan domba hingga mobil hilang ini bukan kejadian terpisah, melainkan bagian dari eskalasi serangan pemukim ilegal Israel di sekitar Ramallah, yang semakin memperburuk kondisi keamanan dan tekanan terhadap komunitas petani Palestina di Tepi Barat.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic