Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pentagon Sepakati Pembelian Amunisi dengan Perusahaan Israel

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Senin, 9 Februari 2026 - 22:42 WIB

Senin, 9 Februari 2026 - 22:42 WIB

49 Views ㅤ

Ilustrasi: bom tandan atau bom klaster yang dilarang penggunaannya. (Gambar: UNMAS/Facebook)

Washington, MINA – AS telah menandatangani perjanjian senilai $210 juta untuk membeli amunisi klaster canggih yang dilarang secara luas dari produsen senjata milik Israel.

Dilansir dari Quds News Network (QNN) pada Senin (9/2), menurut basis data federal daring yang mencakup 18 tahun terakhir, kontrak itu menandai pembelian senjata terbesar Pentagon yang pernah tercatat dari perusahaan Israel.

Laporan tersebut mengatakan, Departemen Pertahanan AS telah menandatangani perjanjian senilai $210 juta dengan produsen senjata milik Israel untuk pengadaan amunisi klaster canggih yang ditandatangani pada September 2025.

Berdasarkan perjanjian tersebut, AS akan membayar perusahaan Israel bernama Tomer selama tiga tahun untuk memproduksi amunisi 155 mm.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Amunisi tersebut dimaksudkan untuk menggantikan amunisi klaster yang telah berusia puluhan tahun, yang telah dikritik karena meninggalkan bom kecil yang tidak meledak tersebar di berbagai negara, termasuk Vietnam, Laos, dan Irak.

Amunisi itu telah dikecam secara luas karena bahayanya yang berkepanjangan bagi warga sipil, dengan bom kecil yang belum meledak dan menimbulkan risiko lama setelah serangan berakhir.

Sisa-sisa bom sering kali tetap tersembunyi di ladang, hutan, dan permukiman, meledak bertahun-tahun kemudian tanpa peringatan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Amerika
Internasional
Internasional