Tel Aviv, MINA – Gelombang ledakan hebat mengguncang kawasan utara Israel pada Sabtu (28/2), setelah militer Teheran melancarkan serangan rudal balistik sebagai bentuk balasan terhadap serangan Israel dan Amerika Serikat beberapa jam sebelumnya. Media KAN melaporkan.
Ledakan yang terdengar sampai ke kota Holon itu disertai kebakaran di armada bus yang diparkir di salah satu jalur utama, menurut laporan media internasional.
Kepulan asap hitam terlihat membumbung dari lokasi parkir bus di Holon selatan Tel Aviv, saat petugas pemadam kebakaran bekerja keras menjinakkan api yang menghanguskan beberapa kendaraan umum.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun Insiden ini meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya dampak serangan rudal terhadap infrastruktur sipil.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Militer Israel mengonfirmasi beberapa rudal balistik Iran melintasi wilayah udara utara negara itu setelah sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat ancaman yang masuk.
Sirene udara terdengar di berbagai wilayah Israel sebagai sinyal peringatan kepada warga untuk segera mencari perlindungan.
Serangan ini merupakan respons Tehran atas serangan gabungan Israel–Amerika yang terjadi lebih awal pada hari yang sama.
Pemerintah Israel bersama Pentagon melancarkan operasi udara dan laut terhadap sejumlah target militer di Iran dalam apa yang digambarkan sebagai upaya menghentikan ancaman terhadap keamanan nasional Israel dan sekutunya.
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
Sementara itu, juru bicara militer Iran menyatakan rudal-rudal yang diluncurkan adalah balasan langsung terhadap serangan terhadap wilayah mereka, yang menurut Teheran telah melanggar kedaulatan dan membahayakan stabilitas regional.
Iran juga memperingatkan bahwa mereka siap melanjutkan serangan jika tekanan militer berlanjut.
Situasi ini memicu ketegangan baru di tengah upaya diplomatik internasional yang sebelumnya berusaha menahan eskalasi konflik antara Teheran dan negara-negara Barat.
Serangan rudal Iran ke wilayah Israel utara serta dampaknya terhadap fasilitas sipil menambah kompleksitas krisis yang telah berlangsung antara kedua negara selama beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan dengan AS di Tengah Serangan Houthi
Ketegangan bersenjata antara Iran dan Israel telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, termasuk pertukaran serangan udara, rudal balistik, dan drone pada konflik 2024–2025 yang dikenal sebagai perang Iran–Israel.
Pada 13 Juni 2025, Iran meluncurkan ratusan rudal dan drone terhadap Israel sebagai respons atas serangan udara Tel Aviv ke fasilitas nuklir Teheran, menyebabkan puluhan korban dan kerusakan di beberapa kota Israel.
Sistem pertahanan udara Israel seperti Iron Dome sering kali digunakan untuk menangkis rudal-rudal tersebut, meskipun beberapa berhasil mengenai bagian tertentu dari wilayah sipil dan militer. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan
















Mina Indonesia
Mina Arabic