Lombok Barat, MINA – Ratusan santriwan dan santriwati Ma’had Tahfidz Al-Quran Darul Wahdah, Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengikuti Daurah (pelatihan singkat) Palestina pada Kamis (26/2).
Kegiatan Ramadhan tersebut bertujuan untuk menanamkan kecintaan dan kepedulian terhadap perjuangan pembebasan Masjidil Aqsa dan kemerdekaan Palestina.
Hadir sebagai pemateri utama, Duta Al-Quds Internasional, Ali Farkhan Tsani, yang juga Redaktur Senior Kantor Berita MINA. Dalam paparannya, ia mengajak para santri menyelami sejarah panjang dan keberkahan Negeri Para Nabi.
“Sebagian besar Nabi menyampaikan risalah tauhidullah di negeri penuh berkah, Palestina. Sayangnya, negeri yang penuh berkah ini kini tengah berada dalam cengkeraman penjajahan. Maka, menjadi kewajiban seluruh umat Islam untuk bersatu membebaskannya,” tegasnya di hadapan para peserta.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Ali Farkhan lantas memaparkan keterkaitan erat para nabi dengan Masjidil Aqsa. Dimulai dari Nabi Adam Alaihissalam yang meletakkan pondasi pertama, kemudian Nabi Ibrahim Alaihissalam yang meninggikan bangunannya, hingga para nabi penerus yang berdakwah di sana, seperti Ishaq, Yaqub, Dawud, Sulaiman, Zakaria, Yahya, dan Isa Alaihimussalam.
Tidak hanya itu, hubungan istimewa ini juga dianugerahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. “Meski berdakwah di Makkah dan Madinah, Allah secara khusus memperjalankan Nabi Muhammad dalam peristiwa Isra’ Mi’raj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan masjid suci tersebut,” lanjutnya.
Ia pun menyampaikan kabar gembira bahwa kemuliaan Masjidil Aqsa akan terus bergulir hingga akhir zaman.
“Rasulullah telah bersabda dalam haditsnya bahwa orang-orang beriman akan mengalahkan kaum Yahudi di Palestina. Janji Allah dalam surat Al-Isra ayat pertama hingga delapan juga menegaskan bahwa hegemoni Bani Israil akan berakhir dan dikalahkan oleh orang-orang beriman,” imbuhnya.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Lebih jauh, Ali Farkhan menanamkan optimisme kepada sekitar 200 santri dan asatidz yang hadir. “Al-Aqsa akan bebas, Palestina akan merdeka, dengan atau tanpa kita. Maka dari itu, jadilah bagian dari generasi pembebas Al-Aqsa!” serunya penuh semangat.
Sebagai inspirasi, ia juga menceritakan keteguhan hati anak-anak di Jalur Gaza yang tetap gigih menghafal Al-Quran di tengah reruntuhan bangunan. “Semangat mereka patut kalian contoh dalam menuntut dan menghafal Al-Quran,” pesannya.
Sesi berikutnya diisi oleh H. Mughiroh yang menegaskan bahwa pembebasan Al-Aqsa hanya dapat terwujud jika umat Islam bersatu dan hidup dalam kepemimpinan yang berjamaah.
“Allah dengan tegas memerintahkan orang-orang beriman untuk berjamaah dan tidak berpecah belah, sebagaimana firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 103,” jelasnya.
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
Ia mencontohkan kepemimpinan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin sebagai teladan ideal bagi umat Islam dalam meraih kejayaan.
Kegiatan Daurah Palestina tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Dakwah Ramadhan yang digelar di Nusa Tenggara Barat. Program dikoordinir oleh Lembaga Kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) dalam upaya meningkatkan literasi dan kesadaran umat akan pentingnya perjuangan pembebasan Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Tenggelamnya KM Virgo, Polisi Tetapkan 4 Orang sebagai Tersangka
















Mina Indonesia
Mina Arabic