Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senjata Terbaru, Rudal Hipersonik Fattah-2 Iran Sulit Dilumpuhkan Israel

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 5 Maret 2026 - 20:14 WIB

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:14 WIB

50 Views ㅤ

Rudal Hipersonik Iran (foto: AI)

Teheran, MINA – Rudal hipersonik Fattah-2 milik Iran dilaporkan memiliki kemampuan menembus sistem pertahanan udara paling canggih yang dimiliki Amerika Serikat dan Israel, sehingga menjadi perhatian baru dalam dinamika militer di Timur Tengah.

Teknologi rudal tersebut dinilai meningkatkan kemampuan serangan presisi Iran terhadap target strategis di kawasan. Farsnews melaporkan, Kamis (5/3).

Menurut laporan militer Iran, Fattah-2 dirancang dengan teknologi hipersonik yang memungkinkan rudal melaju dengan kecepatan sangat tinggi sekaligus bermanuver selama penerbangan.

Kombinasi kecepatan dan manuver ini membuat rudal lebih sulit dilacak maupun dicegat oleh sistem pertahanan udara modern seperti Patriot atau Arrow yang selama ini digunakan Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Secara teknis, Fattah-2 merupakan rudal hipersonik jarak menengah yang dikembangkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Senjata ini dilengkapi kendaraan luncur hipersonik (hypersonic glide vehicle) yang memungkinkan perubahan arah saat meluncur di atmosfer, sehingga jalur terbangnya tidak mudah diprediksi oleh radar pertahanan.

Rudal tersebut disebut mampu melaju hingga sekitar Mach 13 hingga Mach 15 atau lebih dari 15.000 kilometer per jam dengan jangkauan sekitar 1.400 hingga 1.500 kilometer. Dengan jangkauan tersebut, rudal Fattah-2 dinilai mampu menjangkau berbagai target militer di Timur Tengah, termasuk pangkalan militer dan fasilitas strategis lawan.

Pengembangan Fattah-2 juga menunjukkan kemajuan teknologi rudal Iran dalam beberapa tahun terakhir. Iran diketahui memiliki salah satu arsenal rudal balistik terbesar di kawasan, dengan berbagai jenis rudal jarak pendek hingga menengah yang diklaim berfungsi sebagai sistem pertahanan dan penangkal terhadap ancaman militer dari luar.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Fattah-2 sendiri pertama kali diperkenalkan Iran pada November 2023 sebagai pengembangan dari rudal Fattah generasi sebelumnya. Dalam perkembangan terbaru, rudal ini dilaporkan mulai digunakan dalam konflik regional yang meningkat pada 2026, menandai babak baru persaingan teknologi militer di Timur Tengah sekaligus memicu kekhawatiran atas potensi eskalasi konflik di kawasan tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Dunia Islam
Warga Iran Serukan Pembalasan kepada AS atas Kematian Khamenei
Internasional