New York, MINA – Puluhan warga berkumpul dalam sebuah tur jalan kaki lintas agama yang diselenggarakan oleh koalisi Central Queens Against Hate (CQAH), New York, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.
Acara gratis ini bertujuan merayakan perbedaan dan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di tengah keberagaman Queens, New York.
Para peserta mengunjungi tiga tempat ibadah, yaitu Masjid Darul Uloom New York Jamaika, Sinagog Forest Hills Jewish Center, dan Gereja First Presbyterian Church of Forest Hills.
Queens Chonicle, pada Senin (6/7) menyebutkan, di setiap lokasi, mereka belajar tentang keyakinan masing-masing komunitas dan menikmati hidangan ringan khas yang disediakan.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Salah satu penyelenggara, Amy Long, mengungkapkan bahwa para peserta sangat antusias dan penuh rasa ingin tahu.
“Mereka sangat terlibat dan memiliki banyak pertanyaan. Ada kebutuhan yang besar di komunitas untuk memahami agama dan tradisi yang berbeda secara lebih dalam, serta merasakan persamaan dan perbedaan yang menghubungkan kita semua sebagai satu komunitas,” ujarnya.
Mark Laster, penyelenggara lainnya, menyoroti kesamaan pengalaman spiritual yang ditemukan selama tur.
Ia menceritakan bahwa ia dibesarkan dalam keluarga Yahudi sekuler dan menjadi lebih religius karena merasa “ada sesuatu yang hilang.”
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
Ia terkejut ketika seorang pemimpin agama di masjid menceritakan kisah yang hampir serupa.
“Meskipun saya Yahudi dan dia Muslim, kami berdua menempuh jalan yang sama, melihat agama sebagai cara untuk lebih memahami kehidupan,” katanya.
Para peserta juga mengaku terkejut karena menemukan bahwa sebagian besar agama ternyata lebih mirip dari yang mereka bayangkan. Suasana penuh antusiasme dan persatuan terasa kuat sepanjang acara.
Tur difasilitasi oleh hibah dari Kantor Walikota untuk Pencegahan Kejahatan Kebencian, menyusul maraknya aksi grafiti antisemit di kawasan Queens.
Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi
Menurut statistik NYPD, kejahatan kebencian di seluruh kota meningkat 5,4 persen pada paruh pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
CQAH berencana menggelar lebih banyak acara serupa, termasuk kegiatan di Open Street Austin Street pada empat hari pekan mendatang.
Kelompok ini juga berencana mengadakan tur lintas agama lain di berbagai bagian Queens untuk terus memperkuat dialog antaragama dan membangun komunitas yang lebih inklusif. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Arab Saudi akan Regularkan Status Tinggal Warga Negara Ilegal Yaman
















Mina Indonesia
Mina Arabic