Ankara, MINA – Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan memperingatkan AS agar tidak menyerang Iran, serta mendesak Washington dan Teheran untuk menyelesaikan perselisihan mereka melalui diplomasi.
Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Rabu (28/1) Hakan Fidan menyerukan kerja sama regional seiring dengan pengerahan aset militer AS di Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
“Salah jika memulai perang lagi,” ujar Fidan.
Terlepas dari meningkatnya retorika antara kedua negara, Fidan menggarisbawahi bahwa resolusi diplomatik tetap dapat dicapai.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
“Iran siap untuk kembali menegosiasikan masalah nuklir,” ujarnya.
Dia menyarankan para pejabat AS untuk mengatasi masalah dengan Iran secara bertahap.
“Saran saya kepada teman-teman Amerika, selesaikan satu per satu masalah dengan Iran. Mulailah dengan masalah nuklir, selesaikan, lalu yang lainnya,” imbuhnya.
“Jika Anda menyelesaikannya sekaligus, semuanya, akan sangat sulit bagi teman-teman Iran kita untuk benar-benar memprosesnya,” tambahnya.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Ia juga mengatakan bahwa Iran dapat menempati “posisi yang sempurna” dalam tatanan regional tetapi harus membangun kepercayaan dengan negara-negara tetangga.
“Mereka (Iran) perlu membangun kepercayaan di kawasan ini,” katanya. “Mereka perlu memperhatikan bagaimana mereka dipandang oleh negara-negara di kawasan ini, karena mereka tidak akan pergi ke mana pun; kami juga tidak akan pergi ke mana pun,” lanjutnya.
Fidan menekankan bahwa terlepas dari perbedaan ideologi, negara-negara di kawasan itu harus bekerja sama dalam sistem negara-bangsa. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic