Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Emir Makkah Pimpin Upacara Tahunan Pembersihan Ka’bah

Redaksi Editor : Arif R - Rabu, 1 Juli 2026 - 11:49 WIB

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:49 WIB

25 Views ㅤ

Wakil Emir Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal, memimpin upacara tahunan pembersihan Ka’bah. (FOTO: SPA)

Makkah, MINA — Wakil Emir Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal, memimpin upacara tahunan pembersihan Ka’bah pada Selasa (30/6) bertepatan 15 Muharra 1447H, mewakili Pemelihara Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz.

Saudi Gazette melaporkan prosesi sakral yang berlangsung di dalam bangunan suci umat Islam itu diawali dengan pembukaan tirai pintu Ka’bah sebelum memasuki tahapan utama pembersihan bagian dalam Ka’bah. Setibanya di lokasi, Pangeran Saud melakukan ritual pencucian menggunakan air Zamzam yang telah dicampur air mawar dan minyak oud berkualitas tinggi.

Dengan menggunakan kain khusus yang telah dibasahi campuran tersebut, Pangeran Saud memimpin penyekaaan dinding bagian dalam Ka’bah. Seluruh proses dipersiapkan dan dikoordinasikan oleh Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi turut hadir dalam prosesi tersebut. Di antaranya Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah, Penasihat Istana Kerajaan sekaligus Pengawas Jenderal Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman Dr. Abdullah Al-Rabeeah, Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Dr. Mohammed Al-Issa, Imam Masjidil Haram Syeikh Saleh bin Humaid, serta Kepala Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Syeikh Abdulrahman Al-Sudais.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Selain pejabat kerajaan, upacara tersebut juga dihadiri anggota korps diplomatik dari negara-negara Islam yang bertugas di Arab Saudi serta para penjaga Ka’bah.

Otoritas Masjidil Haram menjelaskan, proses pembersihan Ka’bah dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yakni persiapan, pembersihan, serta pengharuman dan pembakaran dupa. Seluruh tahapan dilakukan dengan standar ketelitian tinggi sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian Ka’bah.

Untuk keperluan prosesi, disiapkan sejumlah bahan khusus yang terdiri dari 15 liter air Zamzam, 15 liter air mawar, 15 liter minyak mawar, serta 100 mililiter minyak oud.

Tahapan pembersihan dimulai dengan menyapu lantai bagian dalam Ka’bah guna menghilangkan debu sebelum proses pencucian dilakukan. Setelah itu, air Zamzam yang telah dicampur parfum mawar dan oud ditempatkan dalam wadah tembaga, lalu digunakan untuk membersihkan dinding bagian dalam, tiga tiang utama di dalam Ka’bah, serta lantai bangunan suci tersebut.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Setelah proses pencucian selesai, bagian dalam Ka’bah dikeringkan menggunakan kain khusus sebelum memasuki tahap akhir berupa pengharuman seluruh dinding dengan perangkat modern agar aroma wangi merata di seluruh ruangan.

Pihak berwenang Arab Saudi menyatakan bahwa tradisi pembersihan Ka’bah merupakan bagian dari kehormatan besar yang terus dijaga Kerajaan Saudi sejak masa Raja Abdulaziz, pendiri Arab Saudi modern, hingga era Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Untuk mendukung kelancaran upacara, otoritas terkait mengerahkan berbagai sumber daya teknis, operasional, serta tim khusus yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai dengan standar pelayanan terbaik bagi salah satu tradisi paling dihormati umat Islam di dunia. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Dunia Islam
Internasional
Dunia Islam
Dunia Islam