Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Penyelidik PBB Sebut Anak-Anak Gaza Jadi Sasaran Genosida Israel

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 24 Juni 2026 - 09:51 WIB

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:51 WIB

62 Views ㅤ

Anak Palestina di Tepi Barat (Foto: Times of Gaza /X)

Jenewa, MINA – Tim penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan terdapat indikasi bahwa anak-anak di Jalur Gaza menjadi sasaran dalam tindakan yang dikategorikan sebagai dugaan genosida oleh Israel.

Temuan tersebut disampaikan dalam laporan hasil penyelidikan yang menyoroti dampak perang terhadap kelompok sipil paling rentan di wilayah Palestina itu. Wafa melaporkan, Rabu (24/6).

Menurut laporan tersebut, operasi militer yang berlangsung di Gaza telah menyebabkan jumlah korban anak-anak yang sangat besar, selain mengakibatkan kehancuran infrastruktur sipil yang menjadi penopang kehidupan mereka.

Tim penyelidik menilai pola serangan dan dampak yang ditimbulkannya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan ketentuan hukum internasional, termasuk Konvensi Genosida.

Baca Juga: Bertambah Lagi, Tiga Warga Gaza Syahid Akibat Serangan Israel

Laporan itu juga menyoroti kerusakan luas terhadap fasilitas yang berkaitan dengan kehidupan anak-anak, seperti sekolah, tempat pengungsian, fasilitas kesehatan, serta akses terhadap makanan dan air bersih.

Kondisi tersebut dinilai telah menciptakan lingkungan yang membahayakan keberlangsungan hidup dan perkembangan generasi muda Gaza.

Komisi penyelidikan PBB menegaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang paling terdampak oleh konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023.

Selain korban jiwa dan luka-luka, banyak anak mengalami trauma psikologis akibat kehilangan anggota keluarga, pengungsian berulang, serta kondisi hidup yang tidak menentu di tengah perang.

Baca Juga: Hamas Kecam Ben Gvir Pimpin Pembongkaran Bangunan Palestina di Al-Quds

Berbagai lembaga kemanusiaan internasional sebelumnya juga telah memperingatkan bahwa situasi di Gaza berisiko menciptakan “generasi yang hilang” akibat terganggunya akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Data badan-badan PBB menunjukkan bahwa anak-anak dan perempuan mencakup sebagian besar korban sipil dalam konflik tersebut.

Seruan untuk gencatan senjata dan perlindungan warga sipil terus disampaikan komunitas internasional. Temuan terbaru tim penyelidik PBB berpotensi meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Israel, sekaligus memperkuat tuntutan agar dilakukan pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional yang terjadi selama perang di Gaza. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Lakukan 26 Serbuan ke Al-Aqsa Sepanjang September

Rekomendasi untuk Anda