Washington, MINA – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) melalui program Rewards for Justice mengumumkan penawaran hadiah uang bagi setiap pihak yang dapat memberikan informasi yang mengarah kepada identifikasi atau lokasi para pemimpin senior Republik Islam Iran, termasuk Mojtaba Khamenei.
Hadiah yang ditawarkan mencapai US$10 juta (Rp169 Miliar) untuk setiap informasi yang terbukti membantu usaha pencarian tersebut.
Tokoh-tokoh yang dimaksud adalah nama-nama dalam daftar termasuk pejabat intelijen dan keamanan senior yang terhubung dengan Garda Revolusi Iran (IRGC).
AS menilai individu-individu tersebut memainkan peran sentral dalam pengambilan keputusan strategis dan operasi militer Iran di wilayah tersebut, termasuk yang terkait dengan konflik militer dengan AS dan sekutunya, serta keterlibatan IRGC dalam program-program yang dianggap mengancam keamanan regional.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Program hadiah semacam ini bukan hal baru bagi Departemen Luar Negeri AS. Melalui Rewards for Justice Program, pemerintahan AS sebelumnya juga menawarkan hadiah dalam operasi serupa untuk target-target lainnya, seperti kasus penyediaan informasi mengenai jaringan teroris atau aktor yang masuk daftar pencarian.
Pengumuman hadiah ini muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah, menyusul operasi militer gabungan AS–Israel dan serangan balasan Iran yang melibatkan rudal dan drone yang melintasi berbagai wilayah regional.
Situasi tersebut mempersulit upaya intelijen dan memicu kekhawatiran akan kemungkinan konflik yang lebih luas.
Para analis menyebutkan langkah ini mencerminkan eskalasi strategi tekanan terhadap struktur kepemimpinan Iran, sekaligus menunjukkan bahwa AS mengandalkan berbagai pendekatan baik diplomatik maupun intelijen untuk menghadapi dinamika konflik yang semakin kompleks di kawasan tersebut. []
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic