Jakarta, MINA – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni hingga 31 Juli.
Pada seleksi kali ini, LPDP memberikan penekanan lebih besar pada pengembangan sumber daya manusia di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) yang mendukung industri strategis nasional.
Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, pada Senin (29/6) mengatakan, sedikitnya 80 persen alokasi beasiswa akan diarahkan untuk bidang STEM dan disiplin ilmu yang berkaitan dengan industri strategis.
Sementara itu, maksimal 20 persen dialokasikan untuk bidang SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics) guna mendukung pembangunan sumber daya manusia secara menyeluruh.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya saing Indonesia melalui investasi di sektor pendidikan tinggi.
Pada Tahap II ini, LPDP menawarkan dua program utama, yakni Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE. Selain itu, tersedia pula program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional melalui jalur Doctor by Research.
Bidang STEM yang diprioritaskan meliputi pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, maritim, hilirisasi, manufaktur, material maju, hingga kewirausahaan dan industri kreatif.
LPDP juga melakukan sejumlah penyempurnaan kebijakan pada seleksi tahun ini untuk memperluas akses bagi calon penerima beasiswa.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Beberapa ketentuan administrasi disesuaikan agar lebih memberikan kesempatan kepada peserta dari berbagai latar belakang, termasuk kelompok afirmasi, tanpa mengurangi standar kualitas seleksi.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi LPDP dengan melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan program yang dipilih.
Hingga Mei 2026, LPDP mengelola Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp180,81 triliun yang menjadi sumber pembiayaan berkelanjutan bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program beasiswa, riset, dan pengembangan talenta nasional yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta meningkatkan daya saing bangsa di tingkat global.
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
Pemerintah mengimbau masyarakat yang berminat agar mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini dan mengikuti jadwal seleksi yang telah ditetapkan. Informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, jenis beasiswa, serta tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi LPDP. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wakil Ketua MUI Serukan “Bocelli No, Palestina Yes!” dan Bacakan Fatwa Dukungan Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic