Dewan Da’wah Resmikan Akademi Da’wah Indonesia ke 16 di Bengkulu

Bengkulu, MINA – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (Dewan Da’wah) meresmikan pendirian Akademi Da’wah Indonesia (ADI) ke 16 di Bengkulu,  Senin (30/11).

Ini adalah lembaga pendidikan kader da’i Program Diploma-2.

Ketua Umum Dewan Da’wah Dr Adian Husaini hadir bersama Wakil Ketua Umum Dr Imam Zamrodji, Wakil Sekretaris Umum Ade Salamun dan Ketua-Ketua Bidang Dr Misbahul Anam, Dr Ujang Habibie, serta Nurbowo MBA.

Juga hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Da’wah Bengkulu H Syaprudin Zakaria dan Direktur ADI Bengkulu Iskandar Hamdani MM, juga pengurus Dewan Da’wah dan mahasiswa ADI Bengkulu.

Dalam sambutannya, Adian Husaini menyatakan, ADI adalah sebuah terobosan  visioner sebagai bentuk koreksi terhadap sistem pendidikan di Indonesia yang kurang tepat, khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA) dan perguruan tinggi Islam.

“Kurang ketidaksiapan dan ketidakmampuan para murid untuk terjun ke masyarakat, menjawab nilai-nilai kehidupan,” ujarnya.

Problem dasarnya ada pada usia pendidikan, di mana murid-murid SMA tidak lagi diperlakukan sebagai orang dewasa. Akhirnya lulusan SMA, bahkan S1 hanya pintar menjawab soal dan hanya disiapkan supaya bisa masuk kampus. Namun ia tidak matang dan kekeringan soft skill.

”ADI mendidik kader muda yang siap diterjunkan ke masyarakat maupun melanjutkan pendidikan da’i yang lebih tinggi hingga menjadi ulama-intelektual,” kata Adian.

Sementara Wakil Ketua Umum Dewan Da’wah Dr Imam Zamrodji mengatakan, ADI Bengkulu merupakan ADI ke-16. Pendahulunya adalah: ADI Aceh Besar (Provinsi NAD), Medan (Sumut), Bukittinggi (Padang), Prabumulih (Sumatera Selatan), Metro (Lampung), Serang (Banten), Bandung dan Sukabumi (Jawa Barat), Solo (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Kupang (NTT), dan Palu (Sulawesi Tengah).

Insya Allah akan segera menyusul ADI Pontianak (Kalimantan Barat), Brebes (Jawa Tengah), Ternate (Maluku), Samarinda (Kaltim), dan ADI Selangor (Malaysia),” ujar Imam Zamrodji.

Berbarengan dengan peresmian ADI, juga ada peresmian Laznas Dewan Da’wah Bengkulu yang dimotori Ali Nasrun.

Mendukung kegiatan dakwah ADI Bengkulu, maka para undangan mendonasikan uang berjumlah Rp 260 juta dan wakaf lahan. (L/R4/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)