Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Duta Al-Quds Serukan Gerakan Literasi Pembebasan Al-Aqsa dari Rumah

sri astuti Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 25 April 2026 - 23:39 WIB

Sabtu, 25 April 2026 - 23:39 WIB

36 Views ㅤ

Ali Farkhan Tsani (Dok MINA)

Jakarta, MINA – Duta Al-Quds Internasional, Ali Farkhan Tsani, dalam webinar yang digelar Maemuna Center Indonesia bertajuk “Literasi Al-Aqsa bagi Keluarga Muslim di Tengah Krisis Dunia” pada Sabtu (25/4) malam, menyerukan pentingnya gerakan literasi pembebasan Al-Aqsa yang dimulai dari rumah.

Ia menyampaikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan keluarga Muslim, di antaranya menyediakan buku tentang Al-Aqsa dan Palestina, mengarahkan penggunaan media sosial untuk isu Al-Aqsa dan Palestina, menonton film dokumenter tentang Al-Aqsa dan Palestina, dan memasang gambar atau poster bertema Al-Aqsa dan Palestina

lainnya bisa dengan mengenalkan produk-produk boikot Zionis Israel, mengikuti berbagai kegiatan bertema Al-Aqsa dan Palestina, berpartisipasi dalam daurah, aksi, donasi, dan doa untuk Al-Aqsa dan Palestina, dan menjadi duta-duta Al-Quds.

Ia menegaskan meningkatkan literasi terkait pembebasan Al-Aqsa menjadi bagian penting, karena saat ini belum memungkinkan untuk berjuang secara langsung melalui jalur militer.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

“Kita mungkin tidak bisa mengangkat senjata, tetapi kita bisa menggerakkan dunia melalui narasi, kata-kata, tulisan, dan media. Kita mungkin tidak berada di garis depan, tetapi kita bisa membangun jembatan solidaritas dari ruang baca dan kajian kita,” katanya.

“Setiap kali kita membagikan cerita tentang Masjid Al-Aqsa, Baitul Maqdis, Al-Quds, Gaza, dan Palestina, kita sedang menerangi kegelapan dengan lentera harapan,” tambahnya.

Ali Farkhan juga mengingatkan bahwa setiap individu Muslim harus memiliki jiwa pejuang yang tidak mudah menyerah. Menurutnya, kemenangan tidak ditentukan oleh banyaknya senjata, melainkan oleh kekuatan ruh dan kesabaran.

“Kita akan dimenangkan karena ketaatan kepada Allah,” tuturnya. []

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda