Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini Daftar Pangkalan Militer AS dan Perannya di Timur Tengah

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 3 Maret 2026 - 07:36 WIB

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:36 WIB

156 Views ㅤ

Pangkalan Militer AS di kawasan Timur Tengah (foto: Ash-Shohab al-Arabi)

SEIRING konflik yang terus memanas di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, masyarakat dunia kembali menyoroti jejak kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di berbagai belahan dunia.

Saat ini, lebih dari 750 pangkalan militer AS berdiri di lebih dari 80 negara dan wilayah, menjadikannya salah satu kehadiran militer paling luas dalam sejarah. Keberadaan ini terus menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pangkalan militer AS tidak hanya tersebar di kawasan konflik, tetapi juga di sejumlah wilayah strategis secara global yang berperan dalam kebijakan pertahanan dan geopolitik Washington.

Menurut data global, militer AS memiliki ratusan pangkalan di luar wilayahnya sendiri, yang tersebar dalam lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Baca Juga: Misteri Tiga Pulau di Kawasan Krakatau: Sertung, Rakata, dan Panjang

Instalasi ini meliputi pangkalan udara, markas angkatan laut, fasilitas logistik, hingga pos kerakatan yang menjadi titik dukungan utama bagi operasi militer, latihan bersama, hingga respon cepat krisis.

Di Asia Tenggara dan Asia‑Pasifik, pangkalan militer AS ditemukan di negara sekutu seperti Jepang dan Korea Selatan. Di Jepang, misalnya, terdapat beberapa instalasi besar yang menjadi pusat operasi angkatan laut dan udara.

Sementara di Korea Selatan pangkalan seperti Camp Humphreys berfungsi sebagai markas besar pasukan darat Amerika di kawasan.

Kawasan Timur Tengah juga memiliki sejumlah pangkalan militer AS yang sangat strategis. Contohnya Naval Support Activity Bahrain di Bahrain yang menjadi basis utama Armada Kelima Angkatan Laut AS, serta pangkalan udara di Qatar dan Kuwait yang mendukung operasi di kawasan Teluk Persia.

Baca Juga: Perang Trump di Teluk, Warga Amerika yang Menanggung Harga dan Inflasi

Selain itu, wilayah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Irak juga menjadi lokasi penting bagi fasilitas militer Amerika.

Di Eropa, kehadiran militer AS juga signifikan, terutama di Jerman, Italia, dan Inggris sebagai bagian dari hubungan pertahanan NATO. Pangkalan seperti Ramstein di Jerman tidak hanya berfungsi sebagai basis udara, tetapi juga sebagai pusat koordinasi operasi dan dukungan logistik bagi pasukan AS dan sekutunya di kawasan Eropa dan sekitarnya.

Distribusi global pangkalan AS menunjukkan strategi Washington dalam mempertahankan pengaruh serta kemampuan respon cepat terhadap konflik dan ancaman regional.

Namun, keberadaan pangkalan ini juga menimbulkan perdebatan tentang kedaulatan nasional, hubungan bilateral, dan peran militer luar negeri AS di tengah dinamika geopolitik global.

Baca Juga: Arab Saudi di Antara Dua Selat: Hormuz, Bab Al-Mandab, dan Masa Depan Pakta Makkah

Jejak pangkalan militer AS di seluruh dunia merupakan bagian dari strategi pertahanan dan aliansi Amerika sejak Perang Dunia II dan Perang Dingin. Amerika membangun jaringan fasilitas militer untuk menjaga pertahanan sekutu, memproyeksikan kekuatan, serta merespons krisis global secara cepat.  []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Asa Kemabruran: Refleksi Hari Khidmat Haji dan Umrah

Rekomendasi untuk Anda