Banten, MINA – Lima wartawan dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9) sore. Kelimanya belum ditemukan hingga Rabu (9/9) pagi.
Menurut Kantor SAR Banten, rombongan wartawan berangkat dengan kapal cepat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Kapal tersebut mengangkut 8 orang, terdiri dari 5 wartawan dan 3 awak kapal.
Kelima jurnalis yang hilang itu adalah: M Bagus Khoirunnas (jurnalis foto Antara Biro Banten), Ari Basuki (jurnalis Merdeka), Yudhis (jurnalis iNews), Daus (jurnalis kantor berita Anadolu), dan Donal Husni (jurnalis lepas).
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Tiga awak kapal yang ikut hilang adalah Warta (55 th, kapten), Surakman (60 th, ABK), dan Heriyanto (49 th, pemandu).
Kepala Kantor SAR Banten, Zainal Arifin melaporkan, operasi pencarian timnya sampai Selasa sore yang menjangkau Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, tapi belum menemukan hasil. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic