Ambon, MINA – Pesantren Shuffah Hizbullah Maluku yang berlokasi di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pesantren dalam pengembangan ekonomi syariah dan pemberdayaan ekonomi umat.
Partisipasi Pesantren Shuffah Hizbullah Maluku dalam kegiatan ini diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku sebagai bentuk dukungan terhadap keterlibatan pesantren dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
Pimpinan Pesantren Shuffah Hizbullah Maluku, Ust. Qomaruddin Umbara, M.Pd yang juga menjabat sebagai Ketua Hebitren Maluku, menghadiri kegiatan secara langsung di Jakarta bersama Ust. Zainal selaku Sekretaris II Hebitren Maluku.
Sementara itu, santri dan asatidz Pesantren Shuffah Hizbullah Maluku mengikuti kegiatan secara daring melalui aplikasi Zoom. Mereka mengikuti kegiatan silaturahmi pondok pesantren yang diselenggarakan di Masjid Bank Indonesia, Jakarta, sebagai bagian dari kegiatan yang berkaitan dengan ISEF 2026.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Memperkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Antarpesantren
Keikutsertaan Pesantren Shuffah Hizbullah Maluku dalam kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam agenda nasional, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun jejaring dengan berbagai pesantren dari daerah lain.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dan kolaborasi yang semakin luas antara pesantren, lembaga keuangan syariah, pemerintah, serta para pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.
Partisipasi santri dan asatidz melalui Zoom juga menjadi bentuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses terhadap kegiatan nasional. Dengan demikian, keterbatasan jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi keluarga besar pesantren untuk mengikuti perkembangan dan berbagai agenda strategis di tingkat nasional.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Sebagai Ketua Hebitren Maluku, Ust. Qomaruddin Umbara, M.Pd., diharapkan dapat membawa semangat kolaborasi dan peluang pengembangan ekonomi syariah bagi pesantren-pesantren di Maluku.
Keterlibatan Hebitren Maluku dalam ISEF 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan usaha pesantren, kewirausahaan santri, serta penguatan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.
Pesantren memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada pendidikan agama dan pembentukan karakter, tetapi juga berpotensi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi umat.
Dengan dukungan KPwBI Maluku serta kolaborasi berbagai pihak, diharapkan semakin banyak pesantren di Maluku yang mampu mengembangkan usaha produktif, meningkatkan kapasitas kelembagaan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. []
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wakil Ketua MUI Serukan “Bocelli No, Palestina Yes!” dan Bacakan Fatwa Dukungan Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic