Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekjen PBB: Menghormati Putusan Mahkamah Internasional Bukanlah Pilihan

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Sabtu, 18 April 2026 - 13:03 WIB

Sabtu, 18 April 2026 - 13:03 WIB

22 Views ㅤ

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berpidato di hadapan Mahkamah Internasional di Den Haag pada Jumat, 17 April 2026, memperingati 80 tahun pendiriannya. (Foto: Antonio Guterres)

Den Haag, MINA – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat (17/4) menekankan bahwa menghormati putusan Mahkamah Internasional (ICJ) bukanlah pilihan, melainkan mengikat berdasarkan Piagam PBB.

Dalam pidatonya di hadapan Mahkamah Internasional di Den Haag yang menandai 80 tahun sejak pendiriannya, Guterres mengatakan bahwa “Mahkamah ini terus menjadi penjamin bahwa kedaulatan dan kesetaraan bukanlah sekadar kata-kata di atas kertas,” WAFA melapokan.

Ia menambahkan bahwa ini adalah pengingat bahwa bahkan kekuatan yang luar biasa pun tidak dapat, dan tidak boleh, menggantikan kewajiban hukum.

“Kekuatan hukum harus selalu menang atas hukum kekerasan,” tegasnya.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Ia menekankan perlunya menjunjung tinggi hukum internasional dan memastikan kepatuhan terhadap putusannya.

Guterres memperingatkan tentang meningkatnya pelanggaran hukum internasional dan terkikisnya kepercayaan terhadap lembaga-lembaga internasional.

“Pelanggaran hukum internasional terjadi di depan mata kita. Operasi militer menginjak-injak aturan dasar yang mengatur konflik. Kewajiban kemanusiaan diabaikan,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa aturan hukum internasional yang melindungi PBB dilanggar, sementara Mahkamah Internasional (ICJ) dan lembaga peradilan lainnya semakin dipertanyakan dan ditantang.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

“Ketika hukum kekerasan menggantikan kekuatan hukum, ketidakstabilan menjadi menular,” tambahnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Rekomendasi untuk Anda