Tel Aviv, MINA – Serangan balasan Iran pada Jumat (13/3) dilaporkan menghantam sebuah gedung di kawasan sektor keuangan Tel Aviv pada gelombang serangan terbaru yang menargetkan sejumlah fasilitas strategis Israel di tengah eskalasi perang di Timur Tengah.
Serangan tersebut terjadi setelah meningkatnya operasi militer Israel dan sekutunya terhadap Iran dalam beberapa pekan terakhir. Al-Jazeera melaporkan.
Laporan media menyebutkan rudal Iran menghantam bangunan yang terkait dengan sektor keuangan dan perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan bisnis internasional, termasuk lembaga yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat.
Serangan tersebut memicu kepanikan di kawasan pusat bisnis Tel Aviv, sementara sirene peringatan udara dilaporkan berbunyi di berbagai wilayah kota.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Serangan ini merupakan bagian dari operasi balasan Iran terhadap Israel dan sekutunya setelah rangkaian serangan udara terhadap wilayah Iran sejak akhir Februari.
Konflik yang terus meningkat tersebut telah memicu pertukaran serangan rudal dan drone di berbagai wilayah Timur Tengah serta menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya perang regional.
Dalam beberapa hari terakhir, Iran juga melancarkan serangan terhadap sejumlah target yang berkaitan dengan kepentingan Amerika dan sekutu Barat di kawasan, termasuk fasilitas militer serta infrastruktur strategis di negara-negara Teluk.
Serangan-serangan tersebut merupakan bagian dari strategi Teheran untuk memberikan tekanan terhadap pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam serangan terhadap wilayahnya.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Sejak konflik terbaru meletus, Tel Aviv dan sejumlah kota di Israel kerap menjadi sasaran serangan rudal Iran. Beberapa serangan sebelumnya dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan di wilayah Israel tengah, sementara sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat sebagian besar proyektil yang masuk.
Eskalasi militer yang terus berlangsung antara Iran dan Israel memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah. Para pengamat menilai, jika kedua pihak tidak menahan diri, perang tersebut berpotensi menyeret lebih banyak negara di kawasan serta berdampak pada stabilitas ekonomi global, terutama sektor energi dan perdagangan internasional. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
















Mina Indonesia
Mina Arabic