Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sisi dan Macron Serukan Redam Ketegangan Timur Tengah

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 10 Mei 2026 - 06:26 WIB

Ahad, 10 Mei 2026 - 06:26 WIB

21 Views ㅤ

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi (Syarq al-Awsath - DPA)

Kairo, MINA – Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron membahas perkembangan krisis regional serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dalam pembicaraan via telepon, Sabtu (9/5).

Kedua pemimpin menekankan pentingnya mencegah perluasan konflik yang dapat mengancam stabilitas kawasan dan keamanan internasional.

Menurut pernyataan resmi kepresidenan Mesir, pembicaraan tersebut juga menyoroti perkembangan situasi di Gaza, Lebanon, dan konflik yang melibatkan Iran serta negara-negara Barat.

Sisi dan Macron sepakat bahwa upaya diplomasi harus diutamakan untuk menghindari eskalasi militer lebih luas yang dapat memperburuk kondisi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Mesir dalam beberapa bulan terakhir aktif memainkan peran mediasi dalam berbagai isu regional, terutama terkait perang Gaza dan upaya gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina.

Kairo juga terus berkoordinasi dengan negara-negara Eropa dan Arab guna mendorong pembukaan akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang masih menghadapi krisis pangan dan kesehatan akibat agresi Israel.

Sementara itu, Prancis semakin meningkatkan keterlibatannya dalam isu keamanan Timur Tengah di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak konflik Iran-Barat terhadap kawasan Mediterania dan jalur energi global.

Paris sebelumnya menyerukan perlunya langkah kolektif internasional guna mencegah perang regional yang lebih luas, terutama setelah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk dan Laut Mediterania Timur.

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Selain isu keamanan regional, Sisi dan Macron juga membahas hubungan bilateral Mesir-Prancis, termasuk kerja sama ekonomi, investasi, dan keamanan. Kedua negara selama beberapa tahun terakhir menjalin hubungan strategis di bidang pertahanan, energi, dan pembangunan infrastruktur. Prancis sendiri merupakan salah satu mitra utama Mesir di kawasan Eropa.

Komunikasi intensif antara Mesir dan Prancis mencerminkan kekhawatiran internasional terhadap potensi meluasnya konflik Timur Tengah ke berbagai kawasan lain.

Di tengah meningkatnya ketidakstabilan regional, negara-negara besar kini berupaya memperkuat jalur diplomasi untuk mencegah krisis baru yang dapat berdampak terhadap ekonomi global, keamanan energi, serta arus pengungsi internasional. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik

Rekomendasi untuk Anda