Gaza, MINA – Kementerian Pendidikan Palestina mengumumkan dimulainya tahun ajaran 2026/27 di Jalur Gaza di tengah kondisi pendidikan dan kemanusiaan yang sangat sulit akibat perang yang terus berlangsung.
Dalam pernyataan yang dikutip Ahad (20/9), Kementerian Pendidikan Palestina mengatakan ribuan siswa dan guru masih tinggal di tenda-tenda dan tempat penampungan pengungsian. Mereka menghadapi kekurangan sumber daya pendidikan dasar serta tantangan psikososial yang berat.
Kementerian tersebut memberikan penghormatan kepada para siswa, guru, dan staf sektor pendidikan yang syahid serta solidaritas penuh kepada mereka yang terluka dan ditahan.
Kementerian Pendidikan memuji upaya luar biasa yang dilakukan para tenaga pendidikan untuk terus menjalankan misi nasional dan kemanusiaan meskipun lingkungan belajar tidak stabil.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Sekitar 500.000 siswa Palestina di Gaza kembali belajar di ruang kelas dalam tahun ajaran ini.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic