Jakarta, MINA – Lembaga kemanusiaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) memberi makanan kepada para pengungsi mancanegara yang berkemah di depan gedung Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Jakarta.
Sejumlah relawan UAR mendatangi para pengungsi yang didominasi oleh wanita pada Senin malam (20/7) dan membagikan makan malam sebanyak 30 paket.
“Alhamdulillah pemberian santunan dari UAR Korda Jakarta Barat Senin 20 Juli 2026 pukul 18.30 (WIB),” kata Pembina UAR, Sakuri kepada MINA News melalui pesan singkat pada Senin malam.
Menurut laporan relawan UAR di lokasi, Rahmat Hidayat, para pengungsi terdiri dari warga asal Sudan, Somalia, Afganistan dan lainnya.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Sebelumnya, baru-baru ini Asisten Protection UNHCR, Henrik Thariq, menjelaskan bahwa kemampuan UNHCR dalam memberikan akomodasi dan biaya hidup bagi pengungsi saat ini sangat terbatas. Kondisi itu terjadi sejak 2022 akibat pemotongan drastis anggaran UNHCR dan lembaga kemanusiaan PBB lainnya oleh Pemerintah Amerika Serikat.
“UNHCR saat ini hanya memiliki sedikit anggaran untuk biaya operasional,” ujar Henrik dalam sebuah pertemuan dengan perwakilan UAR pada Jumat (17/7).
Henrik juga mengungkapkan bahwa sebagian pengungsi yang berada di Indonesia tidak seluruhnya merupakan korban perang. Sebagian lainnya diduga menjadi korban penipuan calo. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic