Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yakhsyallah Mansur: Al Quran dan Sunnah Minta Umat Islam Bersatu

Bahron Ansori - Ahad, 24 Februari 2019 - 10:44 WIB

Ahad, 24 Februari 2019 - 10:44 WIB

18 Views ㅤ

(KH. Yakhsyallah Mansur, Imam Jama'ah Muslimin (Hizbullah)). Foto: Edi

Tanjungsari, Sumedang, MINA – KH. Yakhsyallah Mansur, Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah), dalam tablig akbar di Tanjungsari, Sumedang Jawa Barat, Ahad (24/2), mengatakan, Al-Quran dan Sunnah meminta umat Islam untuk bersatu.

Menurutnya, Islam melarang perpecahan, seperti tersebut dalam Al-Quran surat Ali Imron ayat 19 yang artinya, “Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.”

Yakhsyallah menambahkan, sebagai muslim, agama yang ada di sisi Allah adalah Islam (tidak ada yang lain). Dan Allah tidak pernah memaksa umat lain untuk memeluk agama Islam.

Selain itu, Yakhsyallah juga mengatakan, ayat di atas mengandung tiga tema besar yakni; berselisih (ikhtilaf), saling mendengki dan ingkar kepada ayat-ayat Allah. Saling berselisih atau berpecah belah merupakan hal negatif yang harus dihindarkan oleh setiap muslim.

Baca Juga: Bulan Solidaritas Palestina 2026 Perkuat Advokasi Global

Menurutnya, perselisihan itu terjadi akibat rasa saling mendengki satu sama lain sehingga mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah. Cara untuk menyelesaikan perselisihan itu menurut Yakhsyalah adalah dengan hidup berjama’ah.

“Semua bentuk negatif dari perselisihan itu harus dihindarkan. Jangan biarkan persatuan porak poranda,” katanya menegaskan.

Yakhsyallah juga mengatakan banyak dalil dari Al-Quran dan Sunnah yang mengajak umat Islam pada persatuan. Beberapa ayat dan hadis yang disampaikannya antara lain ada dalam Quran surat Ali Imron ayat 103, “Dan berpegangteguhlah kalian pada tali (agama) Allah seraya berjamaah, dan janganlah kamu bercerai berai…”

“Tanpa berjama’ah sulit kita bisa mendapatkan nikmat dari Allah. Sebab berjamaah itu akan mengundang rahmat Allah,” jelasnya.

Baca Juga: KM Virgo Transport Tenggelam di Laut Jawa, 103 Dievakuasi, 140 Masih Dicari

Menutup materinya, Yakhsyallah menyampaikan sebuah ayat agar Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berlepas diri dari orang yang berpecah-belah, “Sesungguhnya orang-orang  yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” (Qs. Al-An’am ayat 159).

Karena itu, sangat jelas dalam Al-Quran dan Sunnah yang mengajak umat Islam untuk bersatu di bawah kepemimpinan seorang imaam. “Dengan bersatu, maka rahmat Allah akan senantiasa turun, dan Allah akan menambah nikmat-Nya,” tegasnya. (L/RS3/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: BREAKING NEWS: Gempa M5,9 Guncang Tenggara Kepulauan Seribu

 

 

Baca Juga: Persidangan Masjid Serantau 2026 Bahas Pemberdayaan Umat dan Advokasi Al Aqsa

Rekomendasi untuk Anda

Mengapa Umat Islam Harus Peduli dengan Isu Fitrah?
Tausiyah
Kolom
Indonesia
Internasional
Indonesia