Ankara, MINA – Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengintensifkan diplomasi internasionalnya setelah delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Ketua Dewan Syura Hamas Muhammad Ismail Darwish menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan di Ankara, Sabtu (9/5).
Pertemuan tersebut membahas perkembangan agresi Israel di Gaza serta upaya mendorong tekanan internasional untuk menghentikan perang dan membuka akses bantuan kemanusiaan.
Sumber diplomatik Turkiye menyebutkan, kedua pihak juga membicarakan proses negosiasi gencatan senjata, kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza, serta langkah-langkah diplomatik yang dapat dilakukan negara-negara regional guna menghentikan serangan Israel.
Hamas dalam beberapa bulan terakhir aktif melakukan komunikasi dengan sejumlah negara mediator, termasuk Turki, Qatar, dan Mesir, untuk memperkuat dukungan terhadap rakyat Palestina.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Bagi Hamas, pertemuan di Ankara tersebut menjadi sinyal bahwa Turki tetap memainkan peran penting dalam isu Palestina di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel.
Ankara selama ini dikenal sebagai salah satu negara yang paling vokal mengecam agresi Israel di Gaza dan menolak upaya pemindahan paksa warga Palestina dari tanah mereka. Pemerintah Turki juga berulang kali menyerukan solusi politik yang menjamin hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka.
Muhammad Ismail Darwish sendiri merupakan salah satu tokoh utama Hamas yang kini memegang posisi penting dalam struktur kepemimpinan gerakan tersebut pasca terbunuhnya sejumlah pemimpin Hamas akibat serangan Israel.
Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Syura Hamas sejak 2023 dan termasuk dalam lingkar kepemimpinan tertinggi Hamas yang mengatur arah politik serta hubungan luar negeri gerakan tersebut.
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
Hubungan Hamas dan Turkiye dalam beberapa tahun terakhir terus terjalin melalui komunikasi intensif terkait perkembangan Palestina.
Sebelumnya, pejabat tinggi Turkiye, termasuk Kepala Intelijen Ibrahim Kalin, juga beberapa kali bertemu delegasi Hamas guna membahas implementasi gencatan senjata dan situasi di Gaza.
Hamas bahkan secara terbuka menyampaikan apresiasi terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Pertemuan terbaru di Ankara berlangsung di tengah memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza akibat blokade dan serangan Israel yang terus berlanjut. Organisasi-organisasi internasional memperingatkan bahwa jutaan warga Gaza kini menghadapi ancaman kelaparan, krisis kesehatan, dan kehancuran infrastruktur sipil.
Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi
Hamas menilai keterlibatan negara-negara regional seperti Turki menjadi penting untuk meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Israel serta mempercepat tercapainya penghentian agresi secara permanen. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Arab Saudi akan Regularkan Status Tinggal Warga Negara Ilegal Yaman
















Mina Indonesia
Mina Arabic