Riau, MINA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat sebanyak 21 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera hingga Sabtu malam, sebagai indikator meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine, mengatakan Provinsi Sumatera Selatan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak dibandingkan wilayah lain di Sumatera.
“Total titik panas di wilayah Sumatera terpantau sebanyak 21 titik hingga pukul 23.00 WIB,” kata Mari Frystine di Pekanbaru, Sabtu (9/5).
Ia menjelaskan, Sumatera Selatan mencatat sembilan titik panas, sedangkan Provinsi Riau berada di posisi kedua dengan delapan titik yang tersebar di sejumlah kabupaten.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Menurut data BMKG, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah terbanyak di Riau dengan empat hotspot, disusul Kabupaten Siak tiga titik dan Kabupaten Indragiri Hilir satu titik panas.
Selain di Riau dan Sumatera Selatan, BMKG juga mendeteksi masing-masing dua titik panas di Jambi serta satu titik di Bengkulu dan Lampung.
BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di daerah yang terpantau memiliki titik panas dalam beberapa hari terakhir.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic