Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau Terus Diperluas

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 12 September 2026 - 11:01 WIB

Sabtu, 12 September 2026 - 11:01 WIB

57 Views ㅤ

Seorang pelaut AS di atas USS Rafael Peralta (DDG 115) mengamati kapal komersial saat kapal tersebut berpatroli di Laut Arab sambil menegakkan blokade AS terhadap Iran. (Foto: U.S. Central Command)

Pandeglang, MINA – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten. Memasuki hari kelima, keberadaan delapan orang tersebut belum diketahui.

Rombongan berangkat menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Kontak dengan rombongan kemudian terputus pada sore hari setelah sebelumnya salah seorang anggota mengirimkan informasi mengenai lokasi mereka.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Mereka berada dalam kapal bersama kapten Warta, ABK Sukarman, dan pemandu Heriyanto.

Basarnas memperluas penyisiran melalui jalur laut dan udara. Sejumlah kapal dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta unsur terkait dikerahkan untuk menyisir kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau hingga wilayah yang lebih luas di Selat Sunda. Pencarian udara juga dilakukan menggunakan helikopter dan drone.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Tim SAR sebelumnya berhasil memeriksa Pulau Sertung, Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Namun, pemeriksaan di pulau-pulau tersebut belum menemukan tanda keberadaan para korban. Pencarian di sekitar Pulau Sertung menghadapi kendala karena kawasan tersebut berada dalam radius tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau dan masih termasuk wilayah rawan.

Pada hari keempat pencarian, KAL Anyer menemukan sebuah pelampung di perairan Anyer. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan dikonfirmasi kepada pemilik kapal, pelampung tersebut dinyatakan bukan bagian dari perlengkapan keselamatan Arupadhatu 1.

Di tengah upaya pencarian, dukungan terhadap keluarga para jurnalis terus mengalir. Pewarta Foto Indonesia bersama sejumlah organisasi pers menggelar doa bersama di Jakarta pada Jumat (11/9). Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang masih menanti kabar keselamatan para jurnalis.

Basarnas menyatakan operasi pencarian dilakukan selama tujuh hari sesuai pedoman operasi SAR. Evaluasi akan dilakukan pada hari ketujuh untuk menentukan langkah selanjutnya. Hingga saat ini, tim SAR masih berupaya menemukan titik keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut. []

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda