Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak Sekadar Mitos, Ini Alasan Ikan Gabus Baik untuk Pemulihan Ibu Pascapersalinan

Farah Salsabila Editor : Widi Kusnadi - Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:26 WIB

24 Views ㅤ

Ilustrasi. (FOTO: Maxmanroe)

MASA setelah melahirkan atau masa nifas merupakan periode penting bagi seorang ibu untuk memulihkan kondisi fisik setelah menjalani proses persalinan. Pada masa ini, tubuh bekerja keras memperbaiki jaringan yang mengalami luka, memulihkan energi yang terkuras, sekaligus mulai memproduksi air susu ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi utama bagi bayi.

Karena itu, ibu pascapersalinan membutuhkan asupan gizi yang lebih tinggi, terutama protein berkualitas. Di Indonesia, salah satu makanan yang sejak lama dipercaya membantu mempercepat pemulihan adalah ikan gabus (Channa striata). Bahkan, di berbagai daerah, ikan air tawar ini hampir selalu masuk dalam menu makanan ibu nifas.

Lalu, benarkah manfaat ikan gabus hanya sebatas mitos turun-temurun? Ternyata tidak. Sejumlah penelitian dan pendapat para ahli menunjukkan bahwa ikan gabus memang memiliki kandungan gizi yang berperan dalam proses penyembuhan tubuh setelah melahirkan.

Setelah melahirkan, tubuh ibu mengalami berbagai perubahan. Rahim berangsur kembali ke ukuran semula, luka akibat persalinan pervaginam maupun operasi sesar mulai sembuh, dan produksi ASI meningkat untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Baca Juga: Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Ini Subtipe Dominan dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Semua proses tersebut memerlukan energi dan zat gizi yang cukup, terutama protein. Protein berfungsi sebagai bahan pembangun utama untuk memperbaiki sel dan jaringan yang rusak, membentuk enzim serta hormon, sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.

Bagi ibu yang menyusui, kebutuhan protein juga meningkat karena sebagian protein digunakan untuk memproduksi ASI. Oleh sebab itu, memilih sumber protein berkualitas menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat pemulihan setelah melahirkan, salah satunya adalah ikan gabus.

Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman, menjelaskan bahwa ikan gabus merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik karena mengandung protein berkualitas tinggi dan albumin.

Albumin adalah jenis protein yang memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh, antara lain membantu menjaga keseimbangan cairan, mengangkut berbagai zat gizi, serta mendukung proses pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh.

Baca Juga: Dinkes Jabar Catat 65 Kasus Flu Babi Terdeteksi di Bandung, Warga Diminta Waspada

Selain albumin, ikan gabus juga mengandung asam amino esensial, seng (zinc), zat besi, fosfor, serta berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan selama masa pemulihan.

Manfaat Ikan Gabus bagi Ibu Pascapersalinan

1. Membantu mempercepat penyembuhan luka

Salah satu manfaat yang paling banyak diteliti adalah peran ikan gabus dalam membantu penyembuhan luka, baik luka perineum setelah persalinan pervaginam maupun luka operasi sesar.

Baca Juga: Rasil dan Komunitas Terapis Al-Fatah Kembali Gelar Baksos Thibbun Nabawi

Protein dan albumin berperan sebagai bahan baku pembentukan jaringan baru sehingga proses regenerasi sel berlangsung lebih optimal.

Beberapa penelitian di Indonesia juga menunjukkan bahwa konsumsi ikan gabus dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada ibu postpartum, meski tetap perlu diimbangi dengan pola makan sehat dan perawatan luka yang baik.

2. Membantu pembentukan kolagen

Protein yang terkandung dalam ikan gabus menyediakan asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk kolagen, yaitu protein utama penyusun kulit, otot, dan jaringan ikat.

Baca Juga: Pakai Masker: Menjaga Amanah Tubuh Titipan Allah

Kolagen berperan penting dalam mempercepat penutupan luka dan meningkatkan kekuatan jaringan yang sedang diperbaiki.

3. Mengembalikan energi setelah melahirkan

Persalinan membutuhkan energi yang sangat besar. Setelah melahirkan, ibu juga harus mulai beradaptasi dengan aktivitas menyusui dan merawat bayi yang sering kali mengurangi waktu istirahat.

Asupan protein yang cukup membantu memperbaiki jaringan tubuh sekaligus mendukung pemulihan tenaga sehingga ibu dapat beraktivitas dengan lebih baik.

Baca Juga: Qailulah Tidur Siang Singkat Sunnah Rasulullah yang Kini Ditiru NASA

4. Mendukung daya tahan tubuh

Kandungan protein dan mineral seperti zinc berperan dalam menjaga sistem imun. Daya tahan tubuh yang baik membantu mengurangi risiko infeksi selama masa nifas, terutama ketika tubuh masih dalam proses penyembuhan.

5. Membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui

Ikan gabus bukan hanya bermanfaat bagi pemulihan ibu, tetapi juga menjadi sumber protein berkualitas yang mendukung kebutuhan nutrisi selama menyusui.

Baca Juga: Tren Morning Routine Sunnah Rasululllah Di Pagi Hari Yang Baru Terungkap

Meski demikian, produksi ASI tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Pola makan bergizi seimbang, kecukupan cairan, frekuensi menyusui, dan kondisi kesehatan ibu tetap menjadi faktor utama.

Cara Terbaik Mengonsumsi Ikan Gabus

Agar kandungan gizinya tetap terjaga, ikan gabus sebaiknya diolah dengan cara yang sehat, seperti direbus, dikukus, dibuat sup, atau dipanggang.

Pengolahan tersebut membantu mempertahankan kandungan protein tanpa menambah terlalu banyak lemak dari proses penggorengan.

Baca Juga: Kesehatan adalah Keseimbangan Fisik, Mental dan Spiritual, Resep Ibnu Sina

Ibu juga dianjurkan mengombinasikan ikan gabus dengan sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta sumber karbohidrat kompleks agar kebutuhan gizi harian terpenuhi secara seimbang.

Meskipun memiliki banyak manfaat, ikan gabus bukan satu-satunya makanan yang dapat membantu pemulihan setelah melahirkan.

Ibu tetap dapat memperoleh protein berkualitas dari ikan laut, ayam tanpa kulit, telur, daging tanpa lemak, susu, tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan gizi secara menyeluruh sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Bagi ibu dengan kondisi medis tertentu atau memiliki alergi terhadap ikan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan yang paling sesuai. []

Baca Juga: Sehat Itu Sederhana: 5 Kebiasaan Pagi dari Ibnu Sina yang Sering Dilupakan

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Manfaat Kesehatan di Balik Olahraga yang Dianjurkan Rasulullah

Rekomendasi untuk Anda